Gu berbaik hati memberikan tips ini di artikel saya ttg browsing cepat dan hemat yang menyinggung instalasi Opera Mini di PC. Kelemahannya adalah bahwa metode saya hanya bisa menampilkan opera mini dalam ukuran kecil (sekitar 176 x 220 pixel). Namun, dengan tips ini, sekarang saya bisa browsing di laptop saya dengan Opera Mini 4 full screen! (lihat gambar di bawah)

Berikut step-step yg diterjemahkan dari artikel aslinya dengan gambar dari artikel lainnya (untuk pc berbasis windows. Saya menggunakan Windows XP SP2 saat ini):
1. Jika anda belum menginstall Java Runtime Environment (JRE), bisa didownload dari sini (MB) dan diinstall dulu sebelum lanjut ke langkah-langkah berikutnya.
2. Download microemulator di sini (1.5MB), lalu unzip ke “c:\operamini”. Yang dibutuhkan sebetulnya hanya file microemulator.jar (631 kB) dan microemu-device-resizable.jar (5 kB).
3. Download file .jar dan .jad Opera Mini di sini, dan simpan di folder yg telah dibuat di atas.
4. Klik microemulator.jar dua kali utk menjalankan emulator. Jika tidak bisa, anda harus mengetik java -jar microemulator.jar di konsol command promt (di Windows: Start > All Programs > Accessories > Command Prompt > ketik “cd c:\operamini” > ketik java -jar microemulator.jar)
![[Image]](http://www.skweezer.net/s.ashx/-/i164~photobucket~com/albums/u37/joeldsouza/miceroemulator.png)
5. Pergi ke “Options > Select device > Add” dan pilih file microemu-device-resizable.jar![[Image]](http://www.skweezer.net/s.ashx/-/i164~photobucket~com/albums/u37/joeldsouza/resizabledevice.png)
6. Pilih “Resizable device” dan klik “Set as default”.
7. Klik tombol “Resize” di bagian bawah kanan utk memasukkan ukuran window yg diinginkan. Saya menggunakan 1016 x 709 pixels.
![[Image]](http://www.skweezer.net/s.ashx/-/i164~photobucket~com/albums/u37/joeldsouza/resizeoperaemu.png)
8. Pergi ke “File> Open JAD” dan pilih file .jad utk Opera Mini yang telah anda download di langkah No.3
9. “Opera Mini” akan tampil di daftar aplikasi yang bisa anda “Start”.
10. Klik “Start” utk memulai. Dari sini, semua mirip dengan Opera Mini di handphone anda, kecuali bahwa ukurannya sekarang mendekati full screen di komputer anda.
Hanya ada satu masalah. Kita harus melakukan step 4 (bagian mengetik java -jar) setiap ingin menggunakan Opera Mini. Ada yang punya solusi supaya step 4 bisa dijadikan sebuah shortcut yang tinggal di double klik?
Filed under: Uncategorized | 18 Comments
Tags: browsing, cepat, desktop, gratis, hemat, komputer, opera mini, pc, software

by ♥ China ♥ guccio (contact)
“The following is a list of about 100 of the best OpenSource Applications, that actually help make Linux more usable for people. It is my hope that this list shows potential Linux users that there really is a large, effective, productive and usable range of free, OpenSource applications.” (UbuntuLinuxHelp)
Filed under: Uncategorized | Leave a Comment
Tags: aplikasi, gratis, linux, opensource, software, software libre

by monkeyc.net (contact)
Surfing internet dari Indonesia yg ongkosnya masih mahal dan koneksinya lemot (kecuali bagi yg berduit dan tinggal di pusat kota besar), saya harus cari cara supaya surfing bisa “murah dan cepat”. Ternyata, hasilnya lumayan memuaskan dan bahkan ada bonus sampingan: browsing dari handphone jadi lebih nyaman dan cepat. Sebagai info, saya saat ini browsing menggunakan paket Megadata dari XL (250MB/bulan/Rp.100rb) via HP dengan speed GPRS class 10 (50 kbps, setara telkomnet instan).
Berikut adalah list layanan dan software yang saya temukan:
- Skweezer.net – Melucuti website sampe cuman tinggal teks dan links saja. Bisa juga menampilkan gambar yg dikompresi, sehingga membutuhkan bandwidth yang lebih kecil dibanding aslinya. Stabil dan cepat. Ini sangat saya rekomendasikan. Kelemahan: tak bisa dipakai login ke manapun, hanya utk browsing. Tips extra: gunakan google dalam skweezer utk mencari info, cepat, tepat dan murah (karna hemat bandwidth).
- Mowser.com – Mirip skweezer, lebih mudah dibaca karna halaman diperkecil lebarnya. Gambar juga diperkecil dan dikompresi sehingga cukup ideal utk browsing dari handphone. Tapi tak sehandal skweezer, karena terkadang ada website yang tak bisa dimowse. Juga takbisa dipakai login.
- Google Mobilizer – mirip skweezer dan mowser tapi lebih ditujukan ke browser handphone yang jadul. Ukuran website yang besar diakali dengan membagi menjadi beberapa halaman. Juga tak bisa dipake login.
- Opera Mini on PC – Opera Mini adalah browser terbaik untuk handphone (yang bukan smartphone atau PDA). Memilii kemampuan seperti website-website di atas, plus kemampuan untuk login. Dengan menggunakan MIDPX, Opera Mini bisa diinstall di PC dengan OS Windows!! Kelemahan: ukurannya kecil, alias tak bisa fullscreen. Hal ini karena MIDPX adalah emulator java yang berbentuk handphone virtual (jadi ukuran displaynya disesuaikan dengan handphone pada umumnya).
- OnSpeed software – Ini adalah servis kompresi macam BlackBerry via software yg diinstall di komputer kita (mendukung Windows dan Mac OSX). Mengkompresi texs dan gambar sehingga mengurangi biaya bandwidth dan mempercepat browsing. Bisa diintegrasikan pada browser desktop pada umumnya (Firefox, IE, Opera, dll). Setahun biayanya 50 USD (kira2 Rp.40rb/bulan). Ada versi trial gratis utk 6 bulan. Lumayan.
- FlashBlock dan ImgLikeOpera add-ons in Firefox. Utk ngeblok iklan-iklan flash dan gambar (gambar bisa ditampilkan seperlunya).
Saat ini, sehari-hari saya menggunakan Skweezer, OnSpeed, FlashBlock dan ImgLikeOpera di Firefox untuk browsing dunia maya. Kuota 250MB/bulan jadi terasa seperti 1GB/bulan, dengan browsing speed antara dua sampai tiga kali lebih cepat.
Ada rekomendasi lain utk hemat bandwidth dan biaya, serta browsing lebih cepat?
Filed under: Uncategorized | 7 Comments
Tags: bandwidth, browsing, compression, firefox, gratis, handphone, hemat, internet, mobile, mobilizer, software, surfing, tips, transcoder

by surrealmuse (contact)
Barusan saja saya habis googling mencari kamus dan penerjemah online yang lumayan lengkap dan bisa dipakai untuk bantu-bantu menerjemahkan kata, kalimat dan paragraf antara bahasa Indonesia dan Inggris.
Ada banyak yang seperti itu jika kita google dengan keywords “kamus inggris indonesia” dan “english indonesian dictionary”, namun setelah melakukan tes pada situs-situs tersebut dengan beberapa kata (fragile, equilibrium, accountability) dan sebuah paragraf awal dari the Earth Charter yang agak panjang, saya putuskan yang berikut ini sebagai yang terbaik:
- Sederet
Sederet.com adalah kamus besar online Inggris Indonesia. Kamus ini cukup lengkap dan juga menyediakan fasilitas kata terkait (mirip sinonim), frase-frase yang memakai kata yg dicari, dan terkadang contoh pemakaian kata. Tersedia juga add-on buat browser Firefox yang bisa membantu kita mencari padanan kata dengan mengklik mouse pada kata yg diinginkan. - Kamus.KapanLagi
Disusun oleh Prof. Drs. Wojowasito, Alm., Guru Besar IKIP Malang; dan sudah diterbitkan dalam bentuk buku sejak 1980. Kelebihan kamus ini adalah mampu menerjemahkan beberapa kata sekaligus, dan menyediakan sinonim, dan turunan utk masing-masing kata, baik Inggris maupun Indonesia. Hal ini sangat membantu dalam memilih kata yang tepat diantara beberapa kemungkinan. - InBahasa
Kamus sekaligus penerjemah. Mampu mengartikan kata, kalimat dan paragraf. Untuk arti kata, juga terkadang menyertakan contoh kalimat. Hasil terjemahan kalimat dan paragraf agak mengenaskan, tapi membantu. - Kataku
Mirip dengan inbahasa.com, tapi lebih handal dalam menerjemahkan kalimat dan paragraf. - IndoDic
Kamus online English-Indonesian yang mengandung 50.000 kata dan frase pada masing-masing kamusnya. Menyediakan fitur sinonim dan turunan kata seperti Kamus.KapanLagi. Tersedia versi desktop (10MB, gratis) untuk komputer berbasis windows. Software desktopnya memiliki fitur2 yang menarik dan sangat bermanfaat, salah satunya adalah pop-up translation, dimana kita bisa mencari arti sebuah kata cukup dengan melayangkan mouse di atas kata yg diinginkan. Ini sangat praktis utk membaca artikel berbahasa Inggris. - QamIDEN
Adalah software opensource gratis utk Windows, Linux, dan Mac OSX. Tertulis memiliki 170.000 kata dalam databasenya! Bisa didownload di sini (1 MB). Jangan lupa mendownload databasenya yang berukuran 8MB dan melakukan setting di aplikasinya utk menggunakan database tsb. Fitur tak selengkap dan secanggih IndoDic, tapi kelihatannya lebih lengkap.
Anda punya rekomendasi lain?
Filed under: Uncategorized | 5 Comments
Tags: dictionary, english, gratis, indonesian, kamus, online, opensource, penerjemah, software, translator

Recent Comments